Arti Kehadiran-Mu
Ketika semua manusia lelap tertidur, aku terjaga
Ingin berkata-kata padamu namun aku tak tau apa yang ingin aku katakan
Ingin mendengarmu tapi tak tau kau di mana...
Kadang ingin aku merekam semua peristiwa hidup manusia
dan membahasnya denganmu...
Mengungkapkan segenap masa yang kulewati kemarin hari ini dan esok
Pada saat jiwa yang kosong ini mulai ingin mengenalmu
Ingin menata hati jiwa dan pikiran, mewujudkannya dalam keteradaan
Hanya dalam kesunyian aku dapat megurai makna
dari sejuta pikiran, ketidaksadaran, dan keteradaan
Mengorek hati yang haus akan kekekalan
Dalam diam dan sunyi aku bertemu dengan kekekalan
Menanti-nanti suatu hari aku tenggelam olehnya
Atau bahkan sudah terhanyut dan akhirnya tak dapat membedakan mimpi dan realita
Dan bahagia selalu karenanya,
Mungkinkah?
Mengapa semua sedih bahagia, baik buruk harus ada...
Mengapa keterasingan selalu memburuku hari demi hari
Seperti singa lapar mengejarku tanpa kutau harus kemana…..
Semuanya tidak aku kenal dan tidak aku pahami
Seperti dalam hutan yang gelap mencari-cari setitik cahaya jauh di sana
Dalam keheningan ini juga….baru aku tahu…
Ini semua ada……agar aku tahu siapa diriku….dan arti dirimu bagiku….
KL, July 12, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
cool
ReplyDeletedear Pat, manis sekali puisinya, trimakasih ya. Kalau boleh sharing juga, bagiku Dia terasa dekat dan nyata dalam penderitaan dan kesulitan hidup. Pada saat sedang terluka dan sedih, justru jiwa manusia dapat menemukanNya begitu indah dan dekat. Sebenarnya Dia tidak pernah jauh, tetapi kepuasan diri dan kemampuan memenuhi semuanya sendiri membuat jiwa serasa tak mampu merasakan kehadiranNya. Maka ada kalimat bijak yg berbunyi, ..'deprivation is good for the soul". Yah dan sebaliknya semua yang membawa kemudahan dan kenikmatan dunia menarik kita merasakan keterasingan dariNya. Tidak selalu berlaku demikian ya, tergantung jiwa manusianya juga. Memelihara kerinduan dan kerendahan hati yg "remuk redam" membuat kita bisa terus merasakan Dia begitu dekat dan nyata. Sekali lagi trimakasih ya Pat sayang
ReplyDeleteMakasih Mba Uti dan Mas Lucas, ini masih blajaran nih, pas lagi ngga bisa tidur...:)
ReplyDelete