Tempat : Rumah Bpk. Dan Ibu Rita
Dana kas : RM ???
Hadir : 11 Ibu rumah tangga
Komentar :
Puji Tuhan ada pendatang baru lagi yaitu Ibu Hertin. Selamat datang, semoga kerasan di Kelik..:) Pak admin nanti saya kirim alamat emailnya Bu Hertin. Trimakasih
Bacaan tambahan: Apakah Doa Rosario Itu Alkitabiah (lihat attachment)
Bacaan KS : Yohanes 15: 1-8
Renungan : oleh Ibu Yossy
Untuk Bapak-bapak dan bagi yang berhalangan hadir, saya berikan kesimpulan singkat semoga berguna. (3 menit)
Tinggal Dalam Yesus
BACAAN INJIL - Yohanes 15:1-8;
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap
ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang
berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Kamu memang sudah
bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku
dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya
sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak
berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan
kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di
dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat
apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti
ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke
dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku
tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan
menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah
banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Renungan:
Yesus mengundang kita untuk tinggal di dalam Dia dan Dia tinggal di
dalam kita. Tinggallah dalam Aku dan Aku dalam kamu. Bila kita tinggal dalam
Yesus, maka kita akan menghasilkan buah yang berlimpah. Luar biasa ajakan
Yesus ini. Ia menggambarkan diriNya sebagai pokok anggur dan kita ini
ranting-rantingNya. Ranting memang tidak bisa berbuah terlepas dari
pokoknya, namun pokok anggur hanya akan menghasilkan buah melalui
ranting-rantingnya, dan bukan pada pokoknya sendiri. Inilah yang luar biasa.
Yesus membiarkan kita mengalami buah yang berlimpah melalui diri kita yang
lemah, rapuh, ringkih, dan berdosa ini.
Yesus juga menegaskan bahwa bila kita tinggal di dalam Dia dan Dia
tinggal di dalam kita, apa pun yang kita minta kepada Bapa, pasti akan
diberikan dan dikabulkan kepada kita. Kunci utamanya adalah Iman dan
Harapan. Dengan Iman dan Harapan yang kita bangun dalam diri Yesus sendiri,
maka Allah akan menghasilkan buah berlimpah melalui diri dan hidup kita.
Pertanyaan untuk direnungkan:
Yesus mengundang kita untuk tinggal dalam Dia. Sudahkah kita menerima undangan Yesus (membuka hati untuk Yesus) untuk tinggal dalam diri kita?
Setelah kita menerima undangan Yesus untuk tinggal dalam Dia, maukah kita dibentuk olehnya melalui persoalan dan tantangan hidup kita sehari-hari?
Sudahkah kita berusaha menghasilkan buah yang melimpah dalam hidup kita sehingga kita benar-benar layak disebut pengikut Kristus?
Tuhan Memberkati!
Lagu baru:
Sperti Bapa Sayang AnakNya
Reff:
Sperti Bapa sayang anaknya
Demikianlah Engkau mengasihiku
Kaujadikan biji mataMu
Kau berikan smua yang ada padaMu
Sperti Bapa sayang anakNya
Demikianlah Kau menuntun langkahku
Hari depan indah Kau beri
RancanganMu yang terbaik bagiku
Bapa besar sungguh kasih setiaMu
Nyata sungguh perlindunganMu.
Tak satu kuasa mampu pisahkan
aku dari kasihMu.
Bapa ajarku slalu hormatiMu
Ajarku turut perintahMu
Brikanku hati tuk menyembahMu
dan bersyukur stiap waktu
by Patricia
No comments:
Post a Comment