Showing posts with label vietnam. Show all posts
Showing posts with label vietnam. Show all posts

Saturday, October 17, 2009

Vietnam Jilid - 1

Setelah 6 hari terkurung di kantor dan hotel, akhirnya saya bisa main2 sama kamera lagi.

Berhububung lagi musim hujan, saya jalan2 deket aja awalnya
Diawali dengan ambil gambar di depan People's committe Building dengan patung Ho Chi Minh (sang legenda) di bagian depan. Yah....masih banyak gedung2 yang bercorak Perancis disini.
Kemudian saya memberanikan diri nyewa ojeg (viet: Se Um), untuk keliling kota...

pertama menuju Chinese Temple yang paling tua. Dapat beberapa jepretan, tanpa disengaja setting white balance-nya custom, Jadi nampak kayak gambar dokumenter ala majalah Nat Geo...he.he.he..

Gambar yang ketiga diolah untuk bikin hitam putih aja (tanpa dodging/ burning), biar enggak bosen ngelihatnya.

Terus sang tukang Ojeg yang bernama Lam (kononnya beliau bergerilya di Kamboja ketika masih muda, saya liat fotonya), membawa saya ke Sungai Mekong, hujan2....pake poncho...
Berteduh berjam-jam terus lanjut lagi...busyet...2 jam di jalan menuju ke arah Ben Tre.
Sempet ambil beberapa gambar kondisi kampung nelayan dan kapal sederhana.
Mudah-mudahan berkenan...

Oh ya...sekedar info...makanan di Vietnam kebanyakan SAYURAN. Kayaknya semua jenis daun dimasukin...kecuali daun pintu dan daun jendela. Kemarin saya makan "Rieu Ca Chep", sup ikan Cod yang lezat....dan berbagai dedaunan dimasukin ke supnya...kayak ilalang...termasuk juga kemangi malaysia yang baunya nyengat itu lho...tapi lezat banget.
Ada juga cabe iris nya. Saya agak sombong (baca: PD) dikit kemarin, seperti biasa langsung ambil cabe banyak (soale memang udah biasa makan puluhan cabe kalau di KL). Eeehhh.,....ternyata baru makan sepotong disini udah kepedesan banget.,...bibir dan tangan bergetar....sambil makan dan jaga gengsi bo.....

Monday, October 12, 2009

first day in Vietnam

Hari pertama di Ho Chi Min, mendarat jam 10:30 pagi...
Suasana bandara nampak membanggakan ibarat KLIA...bersih...
begitu keluar bandara....di mobil yang left hand drive......barulah saya ketawa dalam hati terbahak-bahak setelah melihat begitu buanyaakkkk sepeda motor...
Kirain kayak Jogja atau Bandung..eh ternyata...luebih banyak...kayak semut
Melalui jalan Nam Ky Khoi yang luas tapi tanpa pembatas jalan, dan jarang ada traffic light (kata orang, kalau dikasih traffic light bakalan tambah macet).
Ho Chi Minh...sekilas seperti jalan Cihampelas dan Dago, jalanan rame tapi teduh karena pepohonan. Masuk ke District 1 sudah terlihat beberapa tempat yang menunjukkan bahwa penghuni kota ini punya jiwa seni....pelukis berkeliaran di taman...dan ada beberapa toko lukisan dan kerajinan tangan (kayak Bali lah).
Beberapa jalan sesempit jalan Cipaganti/ Setiabudi....
Banyak pedagang makanan dengan "dingklik" (kursi kecil) tempat makan para karwayan di pagi/ siang hari.
Banyak bangunan warisan penjajah (Perancis).
Begitu nyampe pusat kota...di jalan Dong Khoi....hatiku terasa tenang, disela-sela berkecamuknya hati lantaran musti mengemban beban/ tanggungjawab baru di negara yang baru...dengan berbagai target management yang harus dicapai dalam beberapa bulan kedepan, ada sosok (patung megah) yang berdiri didepan Katedral Notre Dam....sosok Bunda Maria....
Hati saya tenang....karena seketika itu saya sadar....sang Ibu sudah menanti saya dan menyiapkan tempat bagi saya untuk berkarya bagi keluarga dan umat Tuhan. Bunda Maria ada disini...pikirku....so seperti biasa....pastinya sang Bunda akan ada dalam kehidupan kami sehari-hari.
Saya jadi ingat hari pertama saya menginjakkan kaki di Kuala Lumpur di pertengahan 2003, hari itu juga setelah check in hotel, langsung keluar jalan kaki cari gereja terdekat untuk bersyukur dan berharap Tuhan menyertai saya di awal tiap tahap kehidupan saya. Waktu itu dengan cara yang ajaib...setelah berjam-jam enggak ketemu walaupun baca peta....akhirnya setelah menenteng tangan ibu-2 tua untuk menyebrang jalan sangat perlahan...nampaklah gereja st. John di Bukit Nanas disebelah kanan...sang Ibu lalu menghilang entah kemana....dalam sekejap...then I went in tho the church and cried dan...bersyukur...
Hari ini, agak mudah menemukan gereja, tidak ada mukjijat seperti diatas....tapi setelah melihat sosok Maria didepan gereja...kok tiba-tiba saya merasa ada sebentuk mujizat sederhana yang sangat berarti bagi iman saya, yaitu saya disadarkan.....bahwa Tuhan menyelamatkan saya dari rencana manusiawi yang tak sempurna (mungkin hidup di Kuwait dengan uang lebih banyak justru lebih susah dari sisi lain)....membelokkan rencana hidup saya ke arah yang lebih baik demi kemuliaan nama-Nya........Tuhan mengirim saya dan keluarga saya untuk tinggal di kota dimana Tuhan sudah lebih dulu ada dan mempersiapkan semuanya.
Saya tak sabar menunggu keajaiban rencana Tuhan atas kami di kota yang terberkati ini....
Mudah2an kami bisa berkarya disini untuk kemuliaan nama-Nya.

words: andre, pic : web