Tuesday, October 13, 2009

Ulang tahun Aurel ke-5

Yang terkasih Om, Tante, kakak, adik sekelompok Kelik,
Terima kasih atas ucapan selamat dan doanya buat Aurel ulang tahun yg ke 5 hari Minggu, 11 Okt lalu. Maaf baru sempat balas emailnya sekarang.

Buat Tante Uti n om Yoyok, salam kenal juga, kalo mau lihat foto keluarga kami sewaktu pesta ultahnya Aurel silahkan dilihat file terlampir.

Tante Yossy,
Sudah pasti Jonathan hadir dong tante di ultahnya Aurel, dan teman2 sekelas lainnya. Kalo Nita kangen n mau liat foto2 ultah Aurel lengkap ama teman2 sekelas bisa dilihat di FBku ya...lumayan ngelepas kangen Nita ama teman2nya kan.

Sekali lagi terima kasih yaa..

Salam,
Aurel, Alvin
Leo & Vivi

Monday, October 12, 2009

first day in Vietnam

Hari pertama di Ho Chi Min, mendarat jam 10:30 pagi...
Suasana bandara nampak membanggakan ibarat KLIA...bersih...
begitu keluar bandara....di mobil yang left hand drive......barulah saya ketawa dalam hati terbahak-bahak setelah melihat begitu buanyaakkkk sepeda motor...
Kirain kayak Jogja atau Bandung..eh ternyata...luebih banyak...kayak semut
Melalui jalan Nam Ky Khoi yang luas tapi tanpa pembatas jalan, dan jarang ada traffic light (kata orang, kalau dikasih traffic light bakalan tambah macet).
Ho Chi Minh...sekilas seperti jalan Cihampelas dan Dago, jalanan rame tapi teduh karena pepohonan. Masuk ke District 1 sudah terlihat beberapa tempat yang menunjukkan bahwa penghuni kota ini punya jiwa seni....pelukis berkeliaran di taman...dan ada beberapa toko lukisan dan kerajinan tangan (kayak Bali lah).
Beberapa jalan sesempit jalan Cipaganti/ Setiabudi....
Banyak pedagang makanan dengan "dingklik" (kursi kecil) tempat makan para karwayan di pagi/ siang hari.
Banyak bangunan warisan penjajah (Perancis).
Begitu nyampe pusat kota...di jalan Dong Khoi....hatiku terasa tenang, disela-sela berkecamuknya hati lantaran musti mengemban beban/ tanggungjawab baru di negara yang baru...dengan berbagai target management yang harus dicapai dalam beberapa bulan kedepan, ada sosok (patung megah) yang berdiri didepan Katedral Notre Dam....sosok Bunda Maria....
Hati saya tenang....karena seketika itu saya sadar....sang Ibu sudah menanti saya dan menyiapkan tempat bagi saya untuk berkarya bagi keluarga dan umat Tuhan. Bunda Maria ada disini...pikirku....so seperti biasa....pastinya sang Bunda akan ada dalam kehidupan kami sehari-hari.
Saya jadi ingat hari pertama saya menginjakkan kaki di Kuala Lumpur di pertengahan 2003, hari itu juga setelah check in hotel, langsung keluar jalan kaki cari gereja terdekat untuk bersyukur dan berharap Tuhan menyertai saya di awal tiap tahap kehidupan saya. Waktu itu dengan cara yang ajaib...setelah berjam-jam enggak ketemu walaupun baca peta....akhirnya setelah menenteng tangan ibu-2 tua untuk menyebrang jalan sangat perlahan...nampaklah gereja st. John di Bukit Nanas disebelah kanan...sang Ibu lalu menghilang entah kemana....dalam sekejap...then I went in tho the church and cried dan...bersyukur...
Hari ini, agak mudah menemukan gereja, tidak ada mukjijat seperti diatas....tapi setelah melihat sosok Maria didepan gereja...kok tiba-tiba saya merasa ada sebentuk mujizat sederhana yang sangat berarti bagi iman saya, yaitu saya disadarkan.....bahwa Tuhan menyelamatkan saya dari rencana manusiawi yang tak sempurna (mungkin hidup di Kuwait dengan uang lebih banyak justru lebih susah dari sisi lain)....membelokkan rencana hidup saya ke arah yang lebih baik demi kemuliaan nama-Nya........Tuhan mengirim saya dan keluarga saya untuk tinggal di kota dimana Tuhan sudah lebih dulu ada dan mempersiapkan semuanya.
Saya tak sabar menunggu keajaiban rencana Tuhan atas kami di kota yang terberkati ini....
Mudah2an kami bisa berkarya disini untuk kemuliaan nama-Nya.

words: andre, pic : web

Saturday, October 10, 2009

Foto Doa Rosario 091009

session kali ini tanpa foto keluarga.
kalau minggu lalu, bintang tamunya orang tua Pak Hendrikus,
kali ini Kelik kedatangan orang tua Ibu Patrice.
word/pic: Latief

tamu istimewa

Tamu istimewa Kelik di pertemuan doa 2-10-2009 : ayah bunda pak Henrikus

Tuesday, October 6, 2009

cerita dari tanah baru

Sedikit sharing...hari ke dua kami di Perth....ceritanya mau lihat2 mobil lah......eh ngak tau gimana nita ( putri kami no 3) senggol velk roda, taunya kena di jari kaki, spontan sakitnya alang kepalang.... .bergegeslah kita cari RS terdekat, ternyata ngak semua RS ada fasilitas emergencynya, cari lagi sementara sakitnya kaki alang kepalang .....akhirnya sampe di RS Frementle yg kira2 dari Perth 20 km.....

Rupanya cara mereka memerima pasien ada aturannya, yg bagi kami itu berbelit banget, pertama kita harus antri duduk di kursi merah untuk di tanya oleh perawat, setelah itu pindah ke kursi biru untuk di tanya soal administrasi, tunggu untuk di panggil masuk....... .setelah masuk, ketemu suster di tanya lagi....tunggu. ....dokter tanya2 lagi...... tunggu lagi......untuk rotgen.....aku udah kesakitan dia baru tanya dari skala 1 sampe 10 sakitnya berapa...ta jawab 8 ...suster bilang it ok

jadi kalo 8 ok, mestinya ta jawab 10 kali ya, biar dapet pain kiler, setelah di rotgen.....baru ketahuan kalo tiga jari kaki patah, baru deh susternya kasih obat penahan sakit.

Setelah itu, dokter bilang kalo telapak kakinya akan di gips, dan harus pake tongkat, begitu mau di gips ssakitnya bukan main, akhirnya mereka balut saja, buat apponitment gips pada hari berikutnya.. ....

Saya tanya ama Franky di cash berapa ?...dia bilang billnya nati di kirim ke alamat, trus bayar di bank...(lucu jg)

Begitulah sekedar cerita dari tanah baru........ ..kita kembalikan pada yang kuasa kalau memang harus terjadi terjadilah.. ..dalam segenap kelemahan kami serahkan pada MU ya ALLAH ku.

Karna kejadian tersebut frank yg biasanya cuti sunday, spontan tanya sana sini, alamat gereja, akhirnya kita dapet gereja ST Thomas - Melville di mana banyak komunitas indonesia disana. melegakan juga akhirnya

Demikian sekilas info dari negeri kangoroo

words: mBak Yossy (29 Sep 2009), pic: Andre

Saturday, September 26, 2009

Houston here we are

Kami sudah merayakan misa untuk pertama kalinya di Houston hari Minggu kemarin, di gereja yg relatif dekat dg hotel, namanya Co-Cathedral Sacred Heart, besar dan megah gerejanya. Kami senang sekali melihat umat yang banyak, semangat, dan kegiatan kategorial yang kaya, persis suasana kehidupan umat di Indonesia. Suasana yang tidak sering kami jumpai dan alami selama satu tahun hidup kami di Milan, termasuk melihat kehidupan umat menggereja di negara-negara Eropa lainnya termasuk Italia yang umumnya terasa sepi dan adem ayem...:)). Hanya saja aku kangen kalau di Italia jam 12 siang lonceng gereja dekat rumah selalu berbunyi tanda untuk berdoa Malaikat Tuhan. Di Houston mah nggak ada bunyi lonceng gereja, yang banyak bunyi sirene..hehe

Kalau soal makanan, senangnya di sini jauuh lebih banyak pilihan daripada di Italia (memang Italia dibandingkan Belanda, Belgia, Jerman, Inggris, Perancis, Cezch, dan Spanyol, variasi makanan internasionalnya paling menyedihkan deh, maklum sdh ada pasta dan pizza yg sangat kuat merakyat).

Di sini selain banyak restoran Vietnam, juga Thai dan Jepang serta tentu saja, Meksiko. Enak juga masakan Meksiko banyak saus (dip) aneka rasa yang segerr bahkan ada yg seperti sambal dabu-dabunya Menado. Besok Sabtu kabarnya di Konjen RI Houston ada jualan aneka makanan Indonesia spt buntil, bakwan Malang, mie ayam Jakarta, pempek kapal selam dan macam2 deh, katanya rutin setiap bulan ada, pasti deh tidak akan kami lewatkan. Oya toko bahan makanan Asia termasuk Indonesia juga besaar dan lengkap. Tapi yg jelas belum ketemu durian nih pak Wahyu, tapi nanti pasti ketemu, wong di Milan aja juga kadang dijual di toko Asia kok, impor dari Thailand.

(words by Uti 26-9-09)

selamat jalan keluarga Frank&Yossy

kami ikut mengucapkan selamat dan selamat bertugas ke tempat yang baru. Semoga kasih setia Tuhan Yesus senantiasa menyertai petualangan hidup yang baru, dengan kasih dan harapan yang juga selalu baru dalam Tuhan. Juga semoga semua proses perpindahan berjalan lancar dan menyenangkan (picture by Andre, words by Uti)